Prinsip “Zero to Hero”: CEO Dedy Jaya Group, Dr. (HC) H. Muhadi Setiabudi, Bakar Semangat Juleha Brebes di RPH-R Jatibarang

Senin, 4 Mei 2026 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CEO PT Dedi Jaya Lambang Perkasa, H. Muhadi Setiabudi memberikan motivasi kepada puluhan petugas Juleha Brebes. Foto: ist

CEO PT Dedi Jaya Lambang Perkasa, H. Muhadi Setiabudi memberikan motivasi kepada puluhan petugas Juleha Brebes. Foto: ist

Brebes, Lensabumi.com – Suasana di Rumah Pemotongan Hewan Ruminansia (RPH-R) Jatibarang, Brebes, tampak berbeda dari biasanya. Ratusan peserta Bimbingan Teknis Juru Sembelih Halal (Juleha) Brebes mendapatkan suntikan motivasi luar biasa dari tokoh pengusaha nasional asal Brebes, Dr. (HC) H. Muhadi Setiabudi, CEO PT Dedy Jaya Group Lambang Perkasa, Minggu (03/05/2026).

 

Kehadiran sosok yang dikenal sebagai tokoh “Zero to Hero” ini bertujuan untuk memberikan wawasan kewirausahaan agar para praktisi Juleha tidak hanya ahli dalam menyembelih, tetapi juga cerdas dalam menangkap peluang ekonomi.

 

Dalam pemaparannya, Dr. Muhadi Setiabudi membagikan perjalanan hidupnya yang inspiratif, membangun kekaisaran bisnis Dedy Jaya Group dari titik nol hingga menjadi raksasa di berbagai sektor. Beliau menekankan bahwa menjadi seorang Juleha adalah profesi yang mulia, namun harus diimbangi dengan jiwa entrepreneurship.

Baca Juga  Masuk Hari Ketiga Ramadhan, Lapas Brebes Intensifkan Pembinaan Spiritual Warga Binaan

 

“Seorang Juleha harus mampu mandiri secara ekonomi. Selain menjalankan tugas mulia menyembelih hewan sesuai syariat, Anda juga harus memiliki usaha sampingan untuk menopang kebutuhan harian keluarga. Jangan pernah malu memulai dari kecil,” ujar Dr. Muhadi.

 

Ia membeberkan Kiat Sukses utamanya kepada para peserta diantaranya, Kejujuran (Amanah), Dalam bisnis maupun profesi Juleha, kejujuran adalah modal paling mahal. Kerja Keras & Pantang Menyerah, Tidak ada kesuksesan yang instan, semua butuh proses dan tetesan keringat. Disiplin Tinggi, Mengatur waktu dan keuangan dengan ketat adalah kunci pertumbuhan usaha. Dan Ibadah serta Doa, Menyeimbangkan usaha lahiriah dengan kedekatan kepada Sang Pencipta.

Baca Juga  Terkait Penanganan Kasus Pembunuhan Pasutri di Cipanas, Ini Penjelasan Kasihumas Polres Lebak

 

Apresiasi DPD Juleha BrebesKetua DPD Juleha Brebes, Chasan Mudofar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaan Dr. Muhadi hadir di tengah-tengah para juru sembelih.

 

“Materi ini sangat mahal harganya. Kami ingin anggota Juleha Brebes memiliki mentalitas baja seperti Pak Muhadi. Beliau adalah bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk sukses. Kami berharap motivasi ini memicu lahirnya Juleha-Juleha yang juga menjadi pengusaha sukses di desa masing-masing,” kata Chasan.

 

Salah satu peserta Bimtek mengaku sangat terharu dan termotivasi mendengarkan kisah Dr. Muhadi secara langsung.

“Mendengar cerita beliau yang berjuang dari bawah membuat kami sadar bahwa profesi Juleha bisa menjadi pintu pembuka rezeki lainnya. Saya jadi terpikir untuk mulai membuka usaha dagang kecil-kecilan di rumah sebagai tambahan selain jasa penyembelihan,” ungkap Sartono asal Tonjong dengan penuh semangat.

Baca Juga  Proyek Sekolah Rakyat Brebes Rp200 Miliar Tersendat Akses, SD Ditarget Rampung Juni 2026

 

 

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama, di mana aura optimisme terpancar jelas dari wajah para peserta yang siap membawa semangat “Zero to Hero” ke rumah mereka masing-masing.

 

PT Dedy Jaya Group merupakan salah satu perusahaan terbesar di Jawa Tengah yang bergerak di berbagai bidang, mulai dari transportasi, perhotelan, kesehatan, hingga perdagangan, yang didirikan oleh Dr. (HC) H. Muhadi Setiabudi.

Berita Terkait

Polresta Tangerang Gerebek Judi Sabung Ayam di Jayanti, Dua Orang dan 28 Unit Motor Diamankan
Polsek Tigaraksa Laksanakan Pengamanan Perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 di Kabupaten Tangerang
Ditaburi Lima Ton Ikan, 25 Ribu Buruh Kabupaten Tangerang Hadiri Puncak Perayaan May Day 2026.
Dorong WBBM, Lapas Brebes Hadirkan SIGAP KERJA LABRE untuk Evaluasi Kinerja Pegawai
Kunjungi Brebes Menteri PKP Sebut Kuota Rumah Subsidi Jateng Jadi 50 Ribu Unit
Kisah Warningsih, Puluhan Tahun Tinggal di Rumah Reyot Berdinding Bilik, Kini Mendapat Bantuan Bedah Rumah
Kalapas Brebes Mudo Mulyanto Tekankan Keamanan dan Pembinaan Warga Binaan
Razia Gabungan dan Tes Urine Tandai Ikrar Pemasyarakatan Bersih Lapas Brebes

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:09 WIB

Polresta Tangerang Gerebek Judi Sabung Ayam di Jayanti, Dua Orang dan 28 Unit Motor Diamankan

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:03 WIB

Polsek Tigaraksa Laksanakan Pengamanan Perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 di Kabupaten Tangerang

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:15 WIB

Ditaburi Lima Ton Ikan, 25 Ribu Buruh Kabupaten Tangerang Hadiri Puncak Perayaan May Day 2026.

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:10 WIB

Dorong WBBM, Lapas Brebes Hadirkan SIGAP KERJA LABRE untuk Evaluasi Kinerja Pegawai

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:56 WIB

Kunjungi Brebes Menteri PKP Sebut Kuota Rumah Subsidi Jateng Jadi 50 Ribu Unit

Berita Terbaru