Ratusan Pelajar Di Bandung Barat Kembali Keracunan Usai Konsumsi MBG

Rabu, 24 September 2025 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lensabumi.com – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Lia N. Sukandar, mengatakan sebagian besar korban keracunan usai mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung Barat sudah mendapatkan penanganan medis.

“Hingga saat ini masih tertangani dengan baik dengan melibatkan rumah sakit swasta maupun RSUD,” katanya terkait penanganan korban kerancunan massal di Bandung Barat.

Baca Juga  Libur Panjang Maulid Nabi 2025, Trafik Jalan Tol Hutama Karya Naik 16,21%

Menurut dia, Dinas Kesehatan bersama pihak terkait masih melakukan penanganan medis terhadap para korban serta menyelidiki penyebab pasti kasus keracunan massal tersebut.

Sebanyak 220 pelajar di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, kembali harus mendapat perawatan medis setelah mengalami gejala mual dan muntah diduga usai menyantap paket Makan Bergizi Gratis (MBG) pada jam makan siang, Rabu (24/9).

Baca Juga  Pemerintah Pastikan Evaluasi KLB MBG Cepat Dan Menyeluruh

Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah, mengatakan jumlah korban terus bertambah sejak pukul 11.30 hingga 13.00 WIB.

“Sampai saat ini mungkin sudah sekitar 220 yang datang. Jumlahnya terus bertambah,” ujar Yuyun saat dikonfirmasi di Bandung Barat.

Kasus terbaru ini diduga berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampung Pasirsaji, Desa Negalsari, Cipongkor, dengan sejumlah korban di antaranya merupakan siswa SMK Karya Perjuangan.

Baca Juga  Yayasan Belum Kantongi ID Mitra BGN, Kisruh Investor Janjikan Dana Puluhan Miliar Tak Terealisasi

Data sementara dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat menyebutkan total kasus keracunan MBG di wilayah Cipongkor hingga Rabu (24/9) mencapai 631 pelajar.

Jumlah itu merupakan akumulasi dari dua kejadian, yakni pada 22 September yang menimpa 411 orang serta peristiwa terbaru pada 24 September dengan 220 korban.

Berita Terkait

RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK
Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari
Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat
Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol
RDP Bersama DPRD dan Warga Cirarab, BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
Bapenda Kabupaten Tangerang Optimalkan Pelaporan Retribusi untuk Tingkatkan Akuntabilitas PAD
DPRD Kabupaten Tangerang Gelar Rapat Paripurna Jawaban Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD 2027
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:12 WIB

RSUD Kabupaten Tangerang Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Code Stroke, Jantung dan PONEK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Lapas Brebes Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 23 Perkara di Kejari

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ketum Mursalin Apresiasi Langkah Bupati Maesyal Rasyid Gelar Nobar Piala AFF Bersama Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Kemensos Jatuhi Hukuman Berat Ke 620 Pegawai Karena Kasus Judol

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:05 WIB

RDP Bersama DPRD dan Warga Cirarab, BPN Pastikan Pengadaan Tanah Tol Serbaraja Dilaksanakan Transparan

Berita Terbaru