Brebes, Lensabumi.com – Sebanyak 1.296 calon jemaah haji Kabupaten Brebes mulai memantapkan langkah menuju Tanah Suci dengan memperkuat bekal ilmu, kesiapan mental, dan kesehatan melalui Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi. Kegiatan ini menjadi ikhtiar penting agar perjalanan suci ke Baitullah tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga matang secara spiritual.
Pemerintah Kabupaten Brebes menekankan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan geografis lintas negara, melainkan perjalanan batin yang menuntut kesabaran, kedisiplinan, dan pemahaman mendalam terhadap setiap rukun dan wajib haji.
Hal tersebut disampaikan Bupati Brebes yang diwakili Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Brebes Khambali, saat memberikan sambutan pada kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi bagi Jemaah Haji Reguler Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Aula Islamic Centre Brebes, Rabu (11/2/2026).
Menurut Khambali, manasik haji merupakan bekal awal yang sangat menentukan kelancaran ibadah di Tanah Suci. Ia meminta seluruh calon jemaah mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh dan tidak ragu bertanya apabila ada hal yang belum dipahami.
“Pemahaman yang baik sejak masih berada di tanah air akan sangat membantu kelancaran pelaksanaan ibadah haji saat berada di Tanah Suci. Karena itu, ikuti manasik ini dengan serius dan penuh perhatian,” ujarnya.
Khambali menyampaikan apresiasi kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, manasik terintegrasi memiliki peran strategis dalam menyatukan pemahaman jemaah agar pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan sesuai tuntunan syariat.
Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, mengingat ibadah haji memerlukan stamina dan kondisi fisik yang prima. Selain itu, jemaah diminta disiplin mengikuti arahan petugas, menjaga kekompakan, serta memperkuat niat semata-mata karena Allah SWT.
“Kami berharap seluruh calon jemaah dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik dari sisi pengetahuan, fisik, maupun spiritual, sehingga dapat meraih predikat haji dan hajjah yang mabrur,” tambahnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Brebes melalui Kasubag TU A Nizam Baequni menyampaikan, manasik haji terintegrasi dilaksanakan serentak secara nasional sebagai bagian dari penguatan standar pelayanan dan pembinaan jemaah.
Tahun 2026, kata Nizam, Kabupaten Brebes akan memberangkatkan 1.296 jemaah yang terdiri dari 591 laki-laki dan 705 perempuan, terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter). Gelombang pertama direncanakan berangkat pada 21 April mendatang dan seluruh jemaah Indonesia dijadwalkan kembali pada 1 Juni.
“Kami berharap seluruh calon jemaah haji Kabupaten Brebes dapat mengikuti tahapan manasik sebagai bekal ibadah haji nanti,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes H M Aqsho, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, para narasumber dan pemateri, tokoh agama, pembimbing manasik haji, serta seluruh calon jemaah haji Kabupaten Brebes.








