Pembangunan Jembatan Longkrang Bumiayu Dikebut, Wabup: Rampung Sebelum Lebaran

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Brebes, Lensabumi.com – Jembatan Kali Longkrang yang menjadi akses utama penghubung Desa Langkap dan Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, putus setelah diterjang banjir pada Rabu (4/3/2026) sore kemarin.

‎Pemerintah Kabupaten Brebes pun bergerak cepat dan menargetkan jembatan tersebut sudah bisa dilalui kembali sebelum Lebaran.

‎‎Jembatan dengan panjang sekitar 10 meter dan lebar 3 meter itu selama ini menjadi jalur vital warga untuk beraktivitas, termasuk akses menuju sekolah dan pusat kegiatan ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Hari Lansia Nasional, 1 Napi Lapas Brebes Dapat Remisi

‎‎Wakil Bupati Brebes Wurja SE turun langsung meninjau lokasi jembatan yang rusak pada Kamis (5/3/2026). Dalam peninjauan tersebut, ia didampingi Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes Ismawan Nur Laksono, Kepala Bidang Kegawatdaruratan dan Logistik BPBD Brebes Wibowo Budi Santoso SE ST, serta Kepala Desa Langkap Mustolih.

‎‎Di hadapan warga, Wurja memastikan pemerintah daerah akan mempercepat penanganan agar akses masyarakat segera pulih.

Baca Juga  Optimalisasi ZIS, Perkuat Kepedulian untuk Brebes Lebih Sejahtera

‎‎“Insyaallah sebelum Lebaran jembatan ini sudah bisa dilalui kembali. Kami akan percepat penanganannya karena ini akses utama masyarakat,” kata Wurja.

‎‎Kedatangan Wakil Bupati bersama jajaran pemerintah daerah disambut antusias warga. Salah satu warga Kalisuren, Desa Langkap Rinda berharap, perbaikan jembatan bisa segera dilakukan karena jalur tersebut merupakan akses utama penghubung dua desa.

Baca Juga  Kemenhut Tegaskan Peluang Investasi Kehutanan Untuk Perdagangan Karbon

‎‎Menurut Rinda, dampak kerusakan jembatan sangat dirasakan masyarakat, terutama para pelajar.

‎‎“Anak-anak yang mau ke SMP Negeri 3 Bumiayu sekarang harus memutar sampai sekitar 5 kilometer. Padahal biasanya hanya sekitar 1 kilometer,” ujarnya.

 

Berita Terkait

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming
Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya
Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika
Tangis Haru Warga Sridadi Pecah Saat Peluk Bupati Brebes Terima Bantuan Bencana
Benteng Hijau untuk Randusanga Kulon, 3.700 Mangrove Ditanam Cegah Abrasi
CORE Nilai Faktor Cuaca Dan Logistik Picu Fluktuasi Harga Cabai
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Brebes Panen Lele Hasil Budidaya Warga Binaan
Puluhan Personel Polres Brebes Ikuti Ujian Beladiri Berkala

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:36 WIB

Ubah Citra Bertani Jadi Keren, Kabupaten Tangerang Gencarkan Sistem Integrated Farming

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:15 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polresta Tangerang Ungkap Tawuran yang Tewaskan Satu Pelajar di Sindang Jaya

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:58 WIB

Polda Jateng Gagalkan Peredaran 1,5 Kilogram Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan dari Bahaya Narkotika

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:36 WIB

Tangis Haru Warga Sridadi Pecah Saat Peluk Bupati Brebes Terima Bantuan Bencana

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:13 WIB

Benteng Hijau untuk Randusanga Kulon, 3.700 Mangrove Ditanam Cegah Abrasi

Berita Terbaru

Berita

BARAKALLAH FII UMRIK H. WAWAN SUMARWAN, S.H (06-06-2026)

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:52 WIB