Momen Nazar Cukur Rambut dan Gendong Orang Tua, Dipelantikan 4.365 Honorer Brebes

Jumat, 28 November 2025 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes, lensabumi.com – Penantian dan perjuangan panjang akhirnya berbuah manis, sebanyak 4.365 honorer di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes baik tenaga teknis, kesehatan dan pendidikan menerima SK Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) Paruh Waktu. Ungkapan rasa syukur ada yang menunaikan nazar mencukur rambut dan menggendong orang tua.

“Hari ini adalah jawaban dari doa-doa panjang bapak Ibu sekalian. Saya tahu, malam-malam kemarin mungkin banyak dari Bapak/ Ibu yang tidak bisa tidur nyenyak, was-was dan deg-degan,” ucap Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma SE MM saat penyerahan SK di Stadion Karangbirahi Brebes, Jumat (28/11/2025).

Lanjut Paramitha, apalagi bagi rekan-rekan yang masuk dalam kategori R3, mereka yang kemarin sempat mencoba peruntungan di CPNS namun belum lolos, atau mereka yang datanya sempat tercecer. Bayang-bayang pemberhentian massal pasti sempat mengganggu.

Baca Juga  Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Ahok: “Kan Terbukti Nggak Ada Oplosan”

“Tapi hari ini, saya berdiri di sini untuk memastikan di Brebes tidak boleh ada yang ditinggalkan. Di saat Brebes hari ini menyerahkan 4.365 SK, di luar sana ada ribuan honorer yang sedang pusing dan galau,” tuturnya.

Paramitha menyampaikan, status PPPK Paruh Waktu ini adalah jaring pengaman terbak. Jangan dilihat Paruh Waktu-nya saja, tapi lihatlah status Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kini melekat, Nomor Induk Pegawai (NIP) yang nantinya dipegang dan dipastikan bahwa tidak ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Ini adalah tiket emas untuk masa depan yang lebih baik yang tidak dimiliki oleh rekan-rekan honorer di daerah lain yang Pemdanya lepas tangan. Jadi, pesan saya hanya satu, bersyukurlah dengan cara bekerja yang benar,” serunya.

Baca Juga  Nilai IKPA 100, Lapas Brebes Borong Dua Penghargaan di KPPN Tegal

Paramitha menegaskan, jangan sampai sudah diperjuangkan mati-matian oleh Pemkab, sudah diselamatkan dari ancaman PHK, kerjanya malah leha-leha. Jangan sampai ada laporan ke meja bupati, ada PPPK Paruh Waktumenerima SK sering bolos, pelayanan judes dan lambat.

“Status boleh paruh waktu, tapi dedikasi harus purna waktu. Status boleh paruh waktu, tapi kualitas pelayanan kepada rakyat harus premium,” pesannya.

Paramitha berharap, setelah menerima SK mudah-mudahan kinerjanya makin maksimal untuk melayani masyarakat, dan mudah-mudahan perjuangan yang berakhir bahagia itu dibalas dengan kerja keras untuk memberikan pelayanan untuk masyarakat Brebes

“Selamat menerima SK Genggam SK-nya erat-erat, bawa pulang, tunjukkan pada suami, istri, orang tua, dan anak-anak. Bilang ke mereka, negara hadir dan Pemkab Brebes peduli,” pungkasnya.

Baca Juga  Xi Jinping Bertemu Macron, Bahas Taiwan dan Ukraina

Salah satu penerima SK yang bernazar menggendong orang tua dari Stadion Karangbirahi sampai Alun-alun Brebes, Frangki Suwito menyampaikan terima kasih kepada BKPSDMD Kabupaten Brebes dan terima kasih banyak kepada Bupati Brebes yang telah menjadikan ASN PPPK Paruh Waktu.

“Tak jauh dari tiga tahun yang lalu ketika saya mendaftarkan sebagai ASN PPPK, saya mempunyai nazar yang sangat mulia kepada seorang ayah saya yang betul-betul, sekarang kondisinya (tunanetra) seperti ini,” jelasnya.

Frangki menuturkan, perjuangan dan doa ayahnya mengantarkan dia menjadi PPPK Paruh Waktu, dan dia siap mengabdi sepenuhnya untuk Pemkab Brebes.

Diketahui, Frangki mengabdi selama 13 tahun di SMP Negeri 1 Losari sebagai Staf Bidang Administrasi Sarana dan Prasarana.

Berita Terkait

Albrian SH, Ketum Milenial Selatan Angkat Bicara Munculnya Salah Satu Kutipan Yang Di Duga Ditujukan Ke Zulhas
GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN
Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak
Proyek Sekolah Rakyat Brebes Rp200 Miliar Tersendat Akses, SD Ditarget Rampung Juni 2026
Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar
Gelar Bimtek, MUI Kabupaten Tangerang Harap Khitobah Inovatif serta Moderat dalam Berdakwah 
ALMAST Desak Pemkab Tangerang Segera Terbitkan Regulasi Penataan Kabel Optik yang Semrawut
Harga BBM Nonsubsidi Berpotensi Disesuaikan, Bahlil: Tergantung Minyak Dunia

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:59 WIB

Albrian SH, Ketum Milenial Selatan Angkat Bicara Munculnya Salah Satu Kutipan Yang Di Duga Ditujukan Ke Zulhas

Selasa, 21 April 2026 - 19:40 WIB

GMNI DESAK BUPATI TANGERANG TUTUP 126  DIDUGA HANYA KANTONGI IZIN RESTO, TAPI HIBURAN MALAM SUDAH BERJALAN

Selasa, 21 April 2026 - 17:25 WIB

Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak

Selasa, 21 April 2026 - 17:20 WIB

Proyek Sekolah Rakyat Brebes Rp200 Miliar Tersendat Akses, SD Ditarget Rampung Juni 2026

Selasa, 21 April 2026 - 16:27 WIB

Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar

Berita Terbaru

Kepala Puskesmas Tanjung, Hero Irawan (tengah), berfoto bersama peserta usai kegiatan penyuluhan Tuberkulosis (TBC) anak dalam rangka peringatan Hari Kartini di Aula Puskesmas Tanjung, Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas Puskes Tanjung

Daerah

Puskesmas Tanjung Brebes Gelar Penyuluhan TBC Anak

Selasa, 21 Apr 2026 - 17:25 WIB

Petugas Lapas Brebes menandatangani ikrar deklarasi zero handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar) di Aula Dr. Sahardjo Lapas Brebes, Selasa (21/4/2026). Foto: doc humas

Daerah

Lapas Brebes Perkuat Integritas Lewat Deklarasi Zero Halinar

Selasa, 21 Apr 2026 - 16:27 WIB